Minggu, 31 Mei 2015

Malaikat berjubah hitam.!!!

Hari berganti dari detik ke menit, dari menit ke jam, dari jam ke hari, dari hari ke minggu, dari minggu ke bulan, dari bulan ke tahun, begitu seterusnya bumi berputar, dan ajaibnya bumi yang berputar,  usia manusia yang berkurang, kalau dilihat dari atas waktu yang ditentukan dan bertambah kalau dilihat dari titik nol, saat kelahiran manusia.

Manusia menyangka kalau hari yang dilalaui sama saja, padahal setiap waktu  yang dilaluinyanya adalah beda, dalam hitungan detik yang berlalu, tak seorang manusiapun yang mampu mengembalikan waktu yang telah dilaluinya. Jadi bila dilihat dari sisi waktu ini, setiap manusia, siapapun orangnya selalu dalam keadaan baru, selalu lahir manusia baru, dari orang yang sama!

Aneh memang kedengarannya, bagaimana bisa manusia yang sama setiap saat lahir? Oke , coba teliti, manusia sebenarnya adalah selalu dalam keadaan baru, karena dalam hitungan detik, kalau sudah ajal menjemput,  manusia akan mati! Jadi kalau seorang manusia sampai saat artikel ini ditulis dan kemudian dibaca lalu tersimpan di dunia maya, maka bersukurlah, itu berarti yang menulis dan yang membacanya masih hidup! Padahal bisa saja yang menulis dan yang membaca pada saat yang sama, bila memang ajalnya sudah tiba, akan mati dalam waktu bersamaan, di tempat yang berbeda.

Hari berlalu demikian cepat, dari kelahiran menuju kematian, dari masa anak-anak,muda, dewasa, tua dan maut sedang menanti. Tak jauh-jauh, tak usah belari mengghindar dari maut, tak usah menjemput kedatangan maut, dihindari dan dijemput sama aja bagi sang maut.

Dia datang bukan atas permintaanmu, dia belum hadir bukan atas kemauanmu, satang atau tidaknya sang maut ada dalam catatanNya,  ada dalam genggamanNya, dan bila saatnya tiba Dia datang tanpa kau pinta, Dia hadir tanpa kau sadari, dan tiba-tiba kau mati!

Lalu kuburan ada di hadapanmu, jasadmu akan berada di dalamnya, jasadmu akan menjadi santapan cacing-cacing tanah atau belatung-belatung yang “berpesta” memakan dagingmu, hingga tak bersisa sedikitpun, lalu tulang belulangmu hancur satu demi satu dan kemudian lenyap bersama tanah.

Kuburan menjadi tempatmu bersinggah sementara, sebelum kiamat tiba. Akankah kau dapat nikmat kubur atau azab kubur? Dunialah tempat persemainnya, dunialah ladang amalnya, dunialah tempat menabung segala amal perbuatanmu.

Jika tidak, azab kubur akan kau dapatkan tanpa kau kehendaki, azab kubur akan menghancurleburkan tubuhmu, azab kubur akan menjadi tempat awal penyiksaan yang teramat pedih sebelum disiksa di neraka nanti, sudahkah kau siapakan dirimu menghadapi kuburan?

Di Kuburan kau akan sendirian, jika tak punya amal, di Kuburan  Kau akan di azab, jika tak beriman dan tak beramal sholeh. Di Kuburan kau akan disiksa, jika hidupmu penuh dengan kemaksiatan. Jangan ceritakan neraka, di kuburan sudah cukup buat peringatan, bagi yang mau mengambil peringatan dan pelajaran.

Neraka bagi pembuat maksiat bukan apa-apa, neraka bagi orang kapir bukan sesuatu yang menakutkan,
neraka bagi penggelimang dosa bukan sesuatu yang perlu ditakuti, apa itu neraka? Bagi mereka neraka hanya cerita-cerita kosong , mati, selesai.  Itu keyakinan orang-orang kapir!

Bagi yang beriman, jangankan neraka, siksa kubur sudah membuatnya ketakutan luar biasa. Apa lagi azab neraka, Ya Allah lindungi hamba dari azab kubur dan azab neraka, jangankan api neraka, api di duniapun sudah dapat mengancur leburkan daging dan tulang belulang hamba. Jangankan azab di neraka, azab kubur saja sudah menghancurkan tubuh manusia. Jangankan azab kubur, kebakaran di dunia saja sudah menghancurkan kehidupan manusia.

Maka betapapun panjang jalan yang kau tempuh, betapapun jauh perjalanan yang kau lalui, betapapun ilmu yang kau miliki, betapapun harta yang kau cari sebanyak-banyaknya, betapapun persahabatan yang kau bina sebaik-baiknya, betapapun persaudaraan yang kau jaga keutuhannya, pada akhirnya semuanya kamu tinggalkan.

Pada akhirnya semua fana, pada akahirnya semuanya nol, pada akhirnya semuanya tiada, Pada
akhirnya tubuhmu yang kau jaga juga akan lenyap, pada akhirnya kematianlah kenyataan itu.
Dengan izinNya satu-satunya kepastian yang tak dapat kau elakan yaitu kematian! Dan kematian datang tiba-tiba, begitu saja, baru saja bercengkrama dengan para sahabat, baru saja bersenda gurau dengan keluarga, baru saja bercanda dengan sanak pamili, tiba-tiba maut datang begitu saja.

Jadi, sejauh-jauhnya kau berjalan, yang ada dihadapanmu adalah kefanaan, kematian, kenolan, kelenyapan, ketiadaan! Jadi, sejauh-jauhnya kamu merantau, ke luar dari negerimu, ke ujung dunia sekalipun, di hadapan Allah SWT. Tak seincipun kamu bergerak, kemanapun kamu, berjalan, berlari atau terbang sekalipun, kau tetap di dalam Tuhan, karena Dialah awal dan akhir parjalanan hidupmu, karena dari Dialah dan ke Dialah tujuan hidupmu.

Dan ini ada bait-bait tentang kematian seorang laki laki .kematian tidak akan meminta izin untuk datang ..

Musim semi telah tiba dan saljupun hilang entah kemana/Hujan turun lebat sekali kemarin namun hanya sesaat/Matahari masih terkadang muncul/Dengan senyum malu-malu menyapa bumi.

Dari ujung sana  pada sebuah titik di bumi/Angin membawa  berita ke segala persada yang menghentak/Seorang hambaNya yang penuh warna/Tiba-tiba dipanggil menghadapNya di malam mulia.

Tak terduga/Tak disangka/Dalam usia yang kata orang hidup dimulai/Namun yang terjadi hidup itu diakhiri/Saat malam kelam di sebuah jalan/Pada suasana demikian malaikat berjubah hitam  menjeputnya.

Saat roh pamit meninggalkan sang raga/Itu memang rahasiaNya/Tak ada mengetahui kecuali Dia/Tak ada yang bisa mencegah kedatangan/Sang malaikat berjubah hitam/Semua berjalan atas kehendakNya/Datang begitu saja/Dan kapan saja maunya.

Di musim semi saat hijau dedaunan mulai tersenyum/Saat itulah datang panggilan yang tak bersuara/Menjemputnya saat awan menutupi kegelapan malam/Derai air matapun ikut turun membasahi bumi/Menghantar kepergiannya/Menghantar kepulangannya menuju rumah terakhir.

Engkau sudah berbuat/Dan itu telah kau lakukan/Meninggalkan suaramu/Meninggalkan pesan-pesanmu/Meninggalkan gayamu yang membumi/Menarik hati-hati yang luka dan terobati.

Selamat jalan wahai engkau lelaki yang terpanggil/Selamat jalan wahai engkau lelaki yang penuh senyum/Selamat jalan wahai engkau lelaki yang dipilihNya/Selamat jalan wahai engkau lelaki yang berjalan dalam panji-panjiNya/Selamat jalan wahai engkau lelaki yang menyebarkan risalahNya/Doa kami mengiringi perjalanan terakhirmu/Menuju keabadian

Semoga mengingatkan kita akan kematian ...!!

posted from Bloggeroid

5 fakta tentang adzan yang istimewa

5 Fakta Menarik Mengenai Adzan – Setiap hari kita mendengar adzan dimulai dari subuh sampai adzan isya’. Adzan senderi merupakan media luar biasa untuk mengumandangkan tauhid terhadap yang Maha Kuasa dan risalah (kenabian) Nabi Muhammad saw. Adzan juga merupakan panggilan shalat kepada umat Islam, yang terus bergema di seluruh dunia lima kali setiap hari.

Betapa mengagumkan suara adzan itu, dan bagi umat Islam di seluruh dunia, adzan merupakan sebuah fakta yang telah mapan. Indonesia misalnya, sebagai sebuah negara terdiri dari ribuan pulau dan dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Nah..Lima fakta mengagumkan seputar adzan berikut ini :

1 . Adzan merupakan kalimat penuh “Kekuatan Supranatural”
Ketika azan berkumandang, kaum yang bukan sekedar muslim, tetapi juga beriman, bergegas meninggalkan seluruh aktivitas duniawi dan bersegera menuju masjid untuk menunaikan salat berjamaah. Simpul-simpul kesadaran psiko-religius dalam otak mereka mendadak bergetar hebat, terhubung secara simultan, dan dengan totalitas kesadaran seorang hamba (abdi) mereka bersimpuh, luruh dalam kesyahduan ibadah shalat berjamaah.

2. Adzan asal mula di mulai dengan menakjubkan:
Pada jaman dulu, Rasulullah Saw. kebingungan untuk menyampaikan saat waktu shalat tiba kepada seluruh umatnya. Maka dicarilah berbagai cara. Ada yang mengusulkan untuk mengibarkan bendera pas waktu shalat itu tiba, ada yang usul untuk menyalakan api di atas bukit, meniup terompet, dan bahkan membunyikan lonceng. Tetapi semuanya dianggap kurang pas dan kurang cocok.

Adalah Abdullah bin Zaid yang bermimpi bertemu dengan seseorang yang memberitahunya untuk mengumandangkan adzan dengan menyerukan lafaz-lafaz adzan yang sudah kita ketahui sekarang. Mimpi itu disampaikan Abdullah bin Zaid kepada Rasulullah Saw. Umar bin Khathab yang sedang berada di rumah mendengar suara itu. Ia langsung keluar sambil menarik jubahnya dan berkata: ”Demi Tuhan Yang mengutusmu dengan Hak, ya Rasulullah, aku benar-benar melihat seperti yang ia lihat (di dalam mimpi). Lalu Rasulullah bersabda: ”Segala puji bagimu.”
yang kemudian Rasulullah menyetujuinya untuk menggunakan lafaz-lafaz adzan itu untuk menyerukan panggilan shalat.

3. Adzan senantiasa ada d saat peristiwa2 penting:
Adzan Digunakan islam untuk memanggil Umat untuk Melaksanakan shalat. Selain itu adzan juga dikumandangkan disaat-saat Penting. Ketika lahirnya seorang Bayi, ketika Peristiwa besar. Peristiwa besar yang dimaksud adalah:

– Fathu Makah : Pembebasan Mekkah merupakan peristiwa yang terjadi pada tahun 630 tepatnya pada tanggal 10 Ramadan 8 H, dimana Muhammad beserta 10.000 pasukan bergerak dari Madinah menuju Mekkah, dan kemudian menguasai Mekkah secara keseluruhan, sekaligus menghancurkan berhala yang ditempatkan di dalam dan sekitar Ka’bah. Lalu Bilal Mengumandangkan Adzan Diatas Ka’bah.

– Perebutan kekuasaan Konstatinopel : Konstantinopel jatuh ke tangan pasukan Ottoman, mengakhiri Kekaisaran Romawi Timur. lalu beberapa perajurit ottoman masuk kedalam Ramapsan terbesar Mereka Sofia..lalu mengumandangkan adzan disana sebagai tanda kemenagan meraka.

4. Adzan ternyata sudah miliyaran kali di kumandangkan:
Sejak pertama dikumandangkan sampai saat ini mungkin sudah sekitar 1500 tahunan lebih adzan dikumandangkan. Anggaplah setahun 356 hari . berarti 1500 tahun X 356 hari= 534000 dan kalikan kembali dengan jumlah umat islam yang terus bertambah tiap tahunnya. Kita anggap umat islam saat ini sekitar 2 miliyar orang dengan persentase 2 milyar umat dengan 2 juta muadzin saja. Hasilnya = 534.000 x 2.000.000 = 1.068.000.000.000 dikalikan 5 = 5.340.000.000.000

5. Adzan ternyata tidak pernah berhenti berkumandang
Proses itu terus berlangsung dan bergerak ke arah barat kepulauan Indonesia. Perbedaan waktu antara timur dan barat pulau-pulau di Indonesia adalah satu jam. Oleh karena itu, satu jam setelah adzan selesai di Sulawesi, maka adzan segera bergema di Jakarta, disusul pula sumatra. Dan adzan belum berakhir di Indonesia, maka ia sudah dimulai di Malaysia. Burma
adalah di baris berikutnya, dan dalam waktu beberapa jam dari Jakarta, maka adzan mencapai Dacca, ibukota Bangladesh. Dan begitu adzan berakhir di Bangladesh, maka ia ia telah dikumandangkan di barat India, dari Kalkuta ke Srinagar. Kemudian terus menuju Bombay dan seluruh kawasan India.

Srinagar dan Sialkot (sebuah kota di Pakistan utara) memiliki waktu adzan yang sama. Perbedaan waktu antara Sialkot, Kota, Karachi dan Gowadar (kota di Baluchistan, sebuah provinsi di Pakistan) adalah empat puluh menit, dan dalam waktu ini, (Dawn) adzan Fajar telah terdengar di Pakistan. Sebelum berakhir di sana, ia telah dimulai di Afghanistan dan Muscat. Perbedaan waktu antara Muscat dan Baghdad adalah satu jam. Adzan kembali terdengar selama satu jam di wilayah Hijaz al-Muqaddas (Makkah dan Madinah), Yaman, Uni Emirat Arab, Kuwait dan Irak.

Perbedaan waktu antara Bagdad dan Iskandariyah di Mesir adalah satu jam. Adzan terus bergema di Siria, Mesir, Somalia dan Sudan selama jam tersebut. Iskandariyah dan Istanbul terletak di bujur geografis yang sama. Perbedaan waktu antara timur dan barat Turki adalah satu setengah jam, dan pada saat ini seruan shalat dikumandangkan.

Iskandariyah dan Tripoli (ibukota Libya) terletak di lokasi waktu yang sama. Proses panggilan Adzan sehingga terus berlangsung melalui seluruh kawasan Afrika. Oleh karena itu, kumandang keesaan Allah dan kenabian Muhammad saw yang dimulai dari bagian timur pulau Indonesia itu tiba di pantai timur Samudera Atlantik setelah sembilan setengah jam.

Sebelum Adzan mencapai pantai Atlantik, kumandang adzan Zhuhur telah dimulai di kawasan timur Indonesia, dan sebelum mencapai Dacca, adzan Ashar telah dimulai. Dan begitu adzan mencapai Jakarta setelah kira-kira satu setengah jam kemudian, maka waktu Maghrib menyusul. Dan tidak lama setelah waktu Maghrib mencapai Sumatera, maka waktu adzan Isya telah dimulai di Sulawesi! Bila Muadzin di Indonesia mengumandangkan adzan Fajar, maka muadzin di Afrika mengumandangkan adzan untuk Isya.

Semoga informasi mengenai 5 Fakta Menarik Mengenai Adzan ini bermanfat buat kamu

posted from Bloggeroid

Dia datang tak di undang

Berita kematian berada dimana-mana, hampir tiap detik ada kematian, di segala penjuru dunia, kematian begitu tergambar jelas dan nyata, di TV, di Internet, di koran dan majalah erita kematian demi kematian. Di Irak, kejahatan penjajah Pemerintah Amerika membuat kematian semakin dekat. Di Irak, kematian dengan berbagai bentuknya,gerilyawan Irak… terus menerus menjemput maut. Darah berceceran di mana-mana,tangis, air mata dan darah, mengabarkan kematian demi kematian.

Di Palestina darah para mujahidin terus membasahi bumi, tak kenal menyerah dan bom bunuh diri menjemput maut dengan caranya sendiri, melawan penjajah Israel tak kenal henti,terkutuklah para penjajah dimana pun kau berada.



Bertahun yang lalu, Tsunami menghantam Aceh 26 Desember 2004 memberitakan kematian dan maut, tak kurang 150.000 jiwa melayang, syahid bagi yang beriman. Tsunami meluluhlantakan Aceh dan sekitarnya, dalam hitungan kilat, ratusan ribu orang nyawanya melayang, memberitakan duka dan gempa bumi di Jogyakarta dan sekitarnya
27 Mei 2006 meluluhlantakan kehidupan, jeritan kematian kembali menggema,tak kurang dari 5000 jiwa melayang,tewas dalam hitungan menit!

Gempa di Haiti telah menghancurkan kehidupan, tak kurang dari 100.000 orang tewas, Malaikat maut memberitakan kehadiranya, peringatan bagi yang masih hidup bahwa kematian datang dengan tiba-tiba, tak di duga. Yang diantisipasi bahaya letusan GunungMerapi, berminggu-minggu penduduk mengungsi, yang ditakuti letusan Gunung Merapi, tapi gempa bumi yang terjadi,tanpa bisa diprediksi, ribuan orang mati.

Malaikat maut bertanya, tak cukupkah berita kematian yang kukirimkan kepadamu? Tak cukupkah kau baca berita kematian yang tiap saat? Tak cukupkah kau melihat di TV berbagai jenis kematian? Tak cukupkah kamu melihat disekelilingmu bahwa kamatian sudah hadir dihadapanmu? Masihkah kau tak mau bertobat? Masihkah kau bangga dengan dosa-dosa?
Masihkah kau tunda untuk beribadah kepadaNya? Masihkah kau terus berpoya-berpoya bergelimang dosa dan noda? Atau kematian datang padamu dan kamu baru bertobat?
Terlambat!

Tanyakan kemana orang tuamu sekarang? Dimana sekarang mereka berada? Tanyakan di mana sebagian saudara, teman dan sahabatmu sekarang? Dimana sekarang mereka berada? Mereka sudah diambil yang punya, mereka sudah kembali kepada pemiliknya, mereka sudah dijemput maut, dengan caranya masing-masing

Malaikat maut bertanya, tidak cukupkan berita kematian yang ku kabarkan setiap hari padamu?
Berita kematian sudah ku sampaikan lewat TV, Internet, Cerita, SMS, koran, majalah dan lain sebaginya, masih kau sangsi bahwa aku akan datang padamu? Tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, tanpa kau duga, tanpa bisa kau prediksi, tiba-tiba, kau mati!

“Bila aku datang”, kata Malaikat maut
Putuslah semua yang kau banggakan
Putuslah semua harapanmu
Putuslah semua cita-citamu
Putuslah semua yang kau cintai dan mencintaimu
Putuslah semuanya, kecuali amal jariah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang sholeh
Putuslah kamu dengan segala harta benda yang kamu miliki
Lalu apa yang kamu cari, jika semua akan kau tinggalkan?

Wahai …. pecinta dunia, tak cukupkah kau melihat kematian menari-nari dimatamu? Tak cukupkah kau melihat maut dihadapanmu? Tak cukupkah kau sadari bahwa kematian semakin dekat, bukan semakin jauh? Tidakah kau merasakan bahwa malaikat maut sedang tersenyum padamu? Tidakah merasakan bahwa detak jantungmu bisa tiba-tiba berhenti? Tidakah kau sadari bahwa napasmu bisa tiba-tiba berhenti? Tidakah kau sadari bahwa nyawamu bisa melayang dengan tiba-tiba? Dan tiba-tiba saja rohmu kembali kepadaNya dan kau mati Kapan? Hanya masalah waktu.

Kematian adalah tema yang paling ditakuti, terutama bagi pendosa atau justru tema paling dilupakan dan dijauhkan, mereka takut bila kematian datang menjemput. kematian melulu yang dibicarakan, kan kita masih hidup? Mereka yang lupa akan kematian, akan terus bergelimang dosa, apalagi merasa masih muda. Mereka yang lupa kematian, padahal sudah tua akan terus terus bergelimang dosa, kematian baginya hanya sebatas kata, mati,iItu saja. Ya mati, lalu, kenapa kalau aku mati ? “Itu urusanku”, katanya.

Berita kematian bagi orang-orang seperti itu, hanya sebatas kata-kata, tak merubah apapun, tak ada kata tobat baginya, tak ada kata sadar baginya, tak ada kata ibadah baginya, mari minum, minuman keras, mari bernyanyi, nyanyian keras, mari mabuk, semabuk-mabuknya, lupakan kematian, buat apa ingat kematian? Mari terus pesta, sampai ajal tiba.

Malaikat Maut tetap tersenyum
Melihat orang-orang tak juga sadar
Melihat orang-orang tak juga tobat
Melihat orang-orang yang bangga dengan dosa-dosa
Melihat orang-orang yang tak juga mau sholat

Malaikat hanya tersenyum, sambil menunggu perintahNya, Malaikat Izroil hanya petugas dan hanya menjalankan tugasNya, bila tak ada perintahNya, malaikat maut hanya diam menunggu, saat Malaikat maut menunggu perintahNya, saat itu nyawamu masih ada, saat itu kesempatan hidup masih ada, saat itu pintu tobat masih terbuka, saat itu bonus Allah masih diberikan padamu, maka pergunakanlah kesempatan emas ini, jangan sia-siakan, pergunakanlah untuk mencari bekal sebanyak-banyaknya, jadikan ladang amal, tebarkanlah benih-benih kebaikan,
carilah ridhoNya.

Saat Malaikat maut menunggu perintahNya, seakan dia berkata:
Ayo segera tobat
Ayo segera kembali kepadaNya
Ayo segera sholat
Ayo segera berbuat kebaikan
Ayo segera beramal sebanyak-banyaknya dan berdoalah
Ya Allah … hidup dan kematian keduanya berasal dariMu
Engkaulah yang menghidupkan dan Engkaulah yang mematikan
Maka hidupkanlah hamba dalam kebaikan
Dan matikan hamba juga dalam kebaikan, amin

posted from Bloggeroid

Sabtu, 09 Mei 2015

Pria, wanita pilih lah calon suamimu dan calon istrimu sesuai syariah islam.

Pria, pikirkan tentang satu dari beberapa pertanyaan di bawah ini.

Jika kamu sudah menikah, dalam hal apa gadis yang pernah kamu pacari berbeda dengan wanita yang kini kamu nikahi? Jika kamu sedang dekat dengan seseorang, dalam hal apa wanita yang akan kamu nikahi berbeda dengan gadis yang kamu kencani saat ini? Apa yang ada di pikiranmu?

Mari kita cermati perbedaan antara wanita yang akan kamu nikahi dengan gadis yang kamu kencani.

Gadis yang kamu kencani tak mau menemui keluarga dan teman-temanmu, dia hanya mau kamu seutuhnya.

Wanita yang akan kamu nikahi mau mengenal keluarga dan teman-temanmu. Dia tahu jika tanpa keluarga dan teman-temanmu, kamu bukan apa-apa saat ini.

Gadis yang kamu kencani lebih mengkhawatirkan kukunya, bulu matanya, dan segala sesuatu yang membuatnya merasa tampak cantik di muka umum. Penampilan fisik sangat penting dan yang utama baginya.

Wanita yang akan kamu nikahi tak terlalu ambil pusing soal penampilannya di muka umum. Sebaliknya, dia malah merasa khawatir dengan penampilannya di depan laki-laki yang dia cintai, bahkan jika itu berarti dia tak mengenakan make up sekalipun. Dia fokus untuk membangun iner beauty dan karakternya, karena dia tahu cantik itu datang dari dalam dirinya sendiri.

Gadis yang kamu kencani hanya peduli soal masalah karir dan visinya untuk masa depan. Dia merencanakan masa depan hanya untuk dirinya sendiri.

Wanita yang akan kamu nikahi peduli dengan karir dan visimu sebagaimana dia peduli dengan karir dan visinya sendiri. Dia tahu kamu punya rencana buat masa depanmu, dan sama-sama mewujudkan tujuan yang telah kalian tetapkan bersama. Baginya, pernikahan adalah prioritas.

Gadis yang kamu kencani sangat gemar dan bahkan bergantung dengan kenyamanan finansial yang kamu sediakan. Dia selalu meminta timbal balik padamu terhadap segala hal yang dia berikan.

Wanita yang akan kamu nikahi ingin membangun kemapanan finansial bersama denganmu. Dia percaya bekerja dengan dua kepala lebih baik daripada hanya satu. Ketika dia memberi, dia tak mengharap kembali.

Gadis yang kamu kencani yakin bahwa dia tahu segalanya.
Wanita yang akan kamu nikahi terbuka untuk mempelajari hal baru, dan sadar bahwa akan selalu ada ruang untuk pengembangan diri.

Gadis yang kamu kencani takut untuk menceritakan rahasia terdalamnya padamu.
Wanita yang akan kamu nikahi akan membagai rahasianya padamu, termasuk rahasia yang paling gelap sekalipun, bahkan jika itu berdampak dia akan kehilanganmu. Dia percaya padamu dan membagi segala-galanya denganmu. Dia yakin bahwa kejujuran adalah nilai terbaik dalam hidup.

Gadis yang kamu kencani tak pernah merasa bersemangat untuk membahas masalah pernikahan dan anak (walaupun dia akan menikah juga suatu saat nanti).
Wanita yang akan kamu nikahi selalu merasa bersemangat untuk membicarakan masalah pernikahan denganmu.

Gadis yang kamu kencani selalu berpakaian tidak sesuai syar’i.
Wanita yang akan kamu nikahi lebih menjaga pakaian apa yang dia kenakan, karena dia sadar bahwa dia hanya milikmu seorang.

Gadis yang kamu kencani tak punya inisiatif untuk memasak makanan buatmu.
Wanita yang akan kamu nikahi tak hanya suka memasak buatmu, tapi juga memilih makanan yang baik dan sehat buatmu. Dia sadar bahwa cara untuk mendapatkan hati laki-laki, salah satunya dari memanjakan urusan perutnya.

Gadis yang kamu kencani terlalu khawatir akan segala hal yang kamu lakukan dan mengawasimu ke manapun kamu pergi.

Wanita yang akan kamu nikahi tidak terlalu mengkhawatirkan keberadaan dirimu karena dia tahu kamu berkomitmen mewujudkan masa depan bersama. Dia cukup dewasa untuk tahu bahwa kamu tak akan bisa memaksa seseorang untuk selalu ada dalam jangkauan radarnya

Gadis yang kamu kencani tidak pernah mau mengalah.
Wanita yang akan kamu nikahi selalu bersedia berkompromi dan menyadari bahwa kompromi adalah hal penting yang sangat dibutuhkan dalam pernikahan.

Gadis yang kamu kencani terus-menerus mencari perhatian darimu.
Wanita yang akan kamu nikahi adalah cermin dari rasa sayangmu dan terus-menerus mendukungmu dengan rasa sayang dan rasa hormat yang kamu butuhkan.

Gadis yang kamu kencani mencoba untuk mengubahmu dan selalu membandingkanmu dengan mantannya.
Wanita yang akan kamu nikahi menerima kamu apa adanya dan tak akan membandingkanmu dengan mantannya. Dia tahu kamu adalah yang terbaik dan dia sadar bahwa dia tak akan dapat mengubah orang lain semaunya.
Gadis yang kamu kencani harus selalu dihibur.

Wanita yang akan kamu nikahi adalah seseorang yang bisa kamu ajak bersenang-senang, bersantai, melakukan aktivitas, atau bahkan tak melakukan apapun, tetapi masih merasa menikmati hubungan satu sama lain.
Jadi, dia kah wanita yang akan kamu nikahi? Sudah, putuskan saja. Segera menikahlah karena Allah